Musim Kemarau di Riau Akan Berlangsung hingga September

0
4
Proses pendinginan Karlahut

RRINEWS.COBerdasarkan analisa dan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, musim kemarau yang saat ini melanda Provinsi Riau diprediksi akan berlangsung hingga akhir September 2019 mendatang.

Untuk itu, kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait lain diimbau untuk tidak melakukan aktivitas-aktivitas yang memicu Karhutla, mengingat hari ini Kamis (8/8/2019) di Provinsi Riau masih terdapat titik panas atau hotspot.

“Untuk kemarau diprediksi akan berlangsung hingga September mendatang, meski begitu peluang hujan tetap masih ada meskipun sangat minim. Seperti halnya potensi hujan intensitas ringan bersifat tidak merata terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai,” ungkap Mia Vadilla, Staf Analisa BMKG Pekanbaru.

Sementara untuk malam hari cuaca cerah berawan. Potensi hujan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Bengkalis. Sementara untuk dini hari nanti cuaca juga masih cerah berawan. Potensi hujan intensitas ringan bersifat tidak merata terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis.

Sementara untuk titik panas (hotspot) yang berhasil dihimpun dari pihak BMKG yakni ada 112 hotspot di Sumatera dengan level confidence di atas 50 persen yakni tersebar di Aceh 3 titik, Jambi 13, Kepulaun Riau 2, Lampung 1, Sumatra Barat 4, Sumatra Selatan 15, Sumatra Utara 2, Bangka Belitung 15 dan Riau 59 titik.

“Untuk Riau sendiri ada 59 titik panas, dimana Inhil terbanyak yakni 14 titik selebihnya Bengkalis 8, Meranti 2, Kampar 4, Pelalawan 8, Rokan Hilir 4, Siak 11 dan Indragiri Hulu 8 titik,” ungkap Mia lagi.

Dari 59 hotspot tersebut, 37 titik lainya berada di level confidence di atas 70 persen atau diduga kuat karena terjadinya karhutla seperti Bengkalis 5, Meranti 1, Kampar 2, Pelalawan 6, Rokan Hilir 2, Siak 7, Indragiri Hilir 9 dan Indragiri Hulu 5 titik.***(hl)

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here