Sabu 64,8 Kg Sabu Dikendalikan dari Rutan Dumai

0
7
Sabu puluhan kilogram diamankan petugas

RRINEWS.CO- Kurun waktu 2 pekan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau sukses menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar.

Barang haram bernilai fantastis itu diamankan dalam beberapa pengungkapan, baik yang dilakukan Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau, maupun jajaran Polres.

Untuk kasus yang diungkap oleh Ditres Narkoba Polda Riau, jaringan sindikatnya melibatkan lintas negara dan daerah di Indonesia.

Diantaranya Malaysia, Riau, Malang, Surabaya, dan Madura. Sabu seberat 6 kg berhasil disita.

Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat. Narkotika diduga berasal dari bandar asal Malaysia bernama Mr. Busu.

Sementara untuk pengiriman masuk ke Indonesia, dikendalikan Mr. Yasin yang juga berada di Negeri Jiran.

Barang dikirim via transporter laut kepada seseorang berinisial Uj, yang berperan sebagai kurir penerima barang di Dumai. Dia berhasil ditangkap.

“Modusnya sabu itu disimpan dalam 2 buah speaker. Dibagi masing-masing 3 kg,” kata Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat ekspos kasus, Kamis (8/10/2020).

Lanjut Kapolda, Uj selaku kurir, dikendalikan oleh narapidana atas nama Bak, yang berada di Rutan Dumai dan sedang menjalani hukuman 5 tahun kurungan penjara.

Sabu yang dibawa Ujang, akan diserahkan kepada 2 orang kurir lainnya yang berangkat dari Malang, Jawa Timur menuju Dumai, yakni Ad dan Haf.

Kedua kurir asal luar Riau itu, ditangkap di Pekanbaru. Mereka dikendalikan oleh seorang mahasiswa di Malang, berinisial Sya, yang juga turut dimonitor narapidana berinisial Has, yang ditahan di Lapas Surabaya, dengan hukuman seumur hidup.

“Sementara si Has memperoleh jalur pemesanan barang dari rekannya sesama narapidana berinisial Isk, yang berada di Lapas Surabaya, dengan hukuman seumur hidup. Dia berkomunikasi dengan Mr. Yasin di Malaysia,” ungkap Irjen Agung.

Kapolda memaparkan, dua bandar Mr. Busu dan Mr. Yasin, mafia yang berada di Malaysia, saat ini keberadaannya tengah diburu.

“Terkait ini sudah kita koordinasikan dengan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk pengembangannya. Kita sedang lakukan pengejaran terhadap Busu dan Yasin,” jelas Agung.

Selain itu ditemukan pula 1 unit sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam, plat nomor BM 4592 MB.

Atas temuan itu, polisi melakukan pengembangan. Hasilnya, 2 orang tersangka berinisial As dan Sur berhasil ditangkap di Medan, Sumatera Utara.

Berikutnya, pengungkapan dilakukan oleh Polres Bengkalis. Tepatnya di parkiran kendaraan roro Air Putih pada Kamis, 17 September 2020.

Tim melakukan penggeledahan terhadap 1 unit mobil merk Agya warna merah. Petugas menangkap sejumlah tersangka, berinisial DK Rz alias Eki dan TA.

Petugas menyita tas warna merah milik DK yang didalamnya terdapat 10 bungkus narkotika jenis sabu seberat 10 kg.

Usut punya usut, DK ternyata dikendalikan oleh RF. Berdasarkan pengembangan, RF ditangkap di simpang Jalan Hangtuah dan Harapan Raya, Kota Pekanbaru.

Tersangka RF ternyata dikendalikan pula oleh Fit, yang merupakan narapidana penghuni Lapas Bangkinang. RF menerima upah Rp8 juta per kilogram. Namun baru diterimanya sekitar Rp15 juta.

Narapidana Fit, diketahui memesan sabu kepada warga negara Malaysia bernama Uncle, yang diketahui penyidik identitasnya atas nama Azizie.

Barang haram itu diperuntukkan kepada temannya bernama Rud, warga Air Hitam, Kota Pekanbaru.

Fit menyuruh Can, narapidana sesama Lapas Bangkinang untuk mencari orang yang bisa menjemput sabu.

Can lalu menghubungkan seseorang berinisial Rof dengan Fit. Rof diminta oleh Fit menjemput sabu dengan kata sandi ‘cewek cantik’. Untuk tersangka Rof, berhasil ditangkap dekat SPBU Kulim, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Pengungkapan berikutnya, yaitu pada Minggu, 27 September 2020. Awalnya pihak kepolisian, mendapat informasi tentang keberadaan satu unit mobil merk Toyota Innova Reborn dengan nomor plat BG 1605 UT, yang diduga digelapkan.

Berdasarkan pelacakan Global Positioning System (GPS), mobil berada di Jalan KH Nasution, Pekanbaru.***(trb/ant)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here