Ingat 21 September tak Pakai Masker Langsung Denda Rp100 Ribu

0
8
Kegiatan pencanangan memakai masker

RRINEWS.CO- DUMAI- Walikota Dumai, Zulkifli As Pimpin Apel pencanangan Gerakan Penggunaan masker, yang dilaksanakan di halaman kantor bersama, pada Kamis (10/9/2020). Mulai tanggal 21 September 2020 tak pakai masker langsung dikenakan denda Rp100. 000 untuk perorangan, PNS Rp200. 000 dan honorer Rp100. 000.

Sekarang baru tahap sosialisasi dan penindakan dengan sanksi kegiatan sosial.

Pada Apel pencanangan Gerakan Penggunaan masker tersebut, terlihat hadir Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudhistira, Dandim Dumai, kepala OPD, Tim Gugus Tugas dan lainnya.

Walikota Dumai, Zulkifli As mengungkapkan, bahwa saat ini COVID-19 di kota Dumai, telah mengkhawatirkan, pasalnya sudah terjadi transmisi lokal, atau penularan lokal, untuk itulah ‎perlu langkah pencegahan dan penerapan disiplin serta penegakan hukum protokol kesehatan.

Dia menambahkan, dengan telah dilakukan pencanangan Gerakan Penggunaan masker, maka penerapan Perwako Nomor 65 Tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan corona virus disease akan dilaksanakan.

“Masyarakat, terlebih ASN dan pengusaha wajib mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan Masker karena jika tidak,  akan ada sanksi tegas sesuai dengan Perwako Nomor 65 Tahun 2020,” katanya, Kamis

Zulkifli As juga mengaku, bahwa sebelum di terapkannya Perwako 65 Tahun 2020, ‎ Pemko Dumai, melakukan Sosialisasi kepada masyarakat, ASN dan Pengusaha.

Dirinya berharap kepada masyarakat, terlebih ASN dan Pengusaha untuk benar-benar mematuhi Protokol kesehatan, karena COVID-19 benar-benar ada di kota Dumai.

“Kita telah kehilangan tenaga medis kita yang terpapar COVID-19, dan saya minta tidak ada masyarakat yang menyepelekan COVID-19, karena sudah ada korban jiwa yang terjadi di kota Dumai,” imbuhnya.

Zulkifli As juga meminta kepada ASN untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tempat tinggalnya, terkait penerapan perwako 65 Tahun 2020,  sehingga masyarakat benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan.

Dalam Perwako 65 Tahun 2020 tersebut, bag‎i perorangan yang melanggar protokol kesehatan akan dikenai Denda administratif sebesar Rp100.000, bagi Pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum akan didenda sebesar Rp200.000

“Untuk PNS dan Non PNS di lingkungan pemerintah kota Dumai, akan didenda Rp200.000 untuk PNS  sedangkan ‎Non PNS didenda Rp100.000. Namun kita tetap lebih dahulu memberikan sanksi sosial,” terangnya.

“Kita berharap dengan penerapan Perwako 65 Tahun 2020,  penyebaran COVId-19 di kota Dumai bisa dihentikan,” pungkasnya

Pada kesempatan tersebut, Pemko Dumai, memberikan masker kepada masyarakat secara simbolis kepada seluruh camat se Kota Dumai. ***(inf/diskominfo)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here