Anak Disuruh Main, Ibu Dikeloni di Kamar

0
6

RRINEWS.COPINTAR juga Ny. Helen (30), ngajari anak. Ketika ada tamu, Ucok (8), disuruhnya main yang jauh. Nggak tahunya, tamu itu Johan (36), seorang PIL.

Sialnya, ketika keduanya baru saja tuntaskan birahi, mertua datang dan melihat adegan tidak elok tersebut.

Ayah daripada suami itu teriak dan tak ayal lagi Johan sempat digebugi warga.

Ketika ada tamu biasanya orangtua menyuruh anaknya yang masih bocah untuk tidak mendekat.

Dikhawatirkan mengganggu kenyamanan tamu. Kadang ada juga anak mendekat untuk minta makanan yang tengah dihidangkan ke tamu.

Paling konyol, ketika orangtua masuk ke dalam si anak mencomot sejumlah hidangan itu dibawa pergi.

Yang tak enak kan si tamu, bisa dituduh rakus. Ditinggal masuk ke dalam hidangan dihabisin si tamu.

Tapi motif Ny. Helen warga Talawi Kabupaten Batubara Sumut, beda lagi. Dia melarang anak menemani tamu karena takut mengganggu kenikmatannya di atas ranjang.

Lho, memangnya ngapain, ada tamu kok dibawa masuk ke ranjang segala.

Sebegitu istimewanya si tamu, sampai diberi hidangan istimewa kue “bakpao” yang bukan isi kacang ijo.

Sudah beberapa waktu lamanya Helen memang punya PIL, namanya Johan. Dia adalah pengobat rasa sepinya selama ini.

Suami memang ada, tapi Togap, 35, hanya status saja suami, dia jarang memberi naflkah batin akhir-akhir ini.

Suami Helen ini memang seorang nelayan, sehingga tiap malam selalu melaut.

Begitu pulang pagi hari langsung tidur, tak lagi mikir soal begituan yang menjadi hak istrinya.

Seminggu dua minggu Helen masih tahan, tapi jika berbulan-bulan? Ini, kan ibarat punya mobil tapi hanya ditaruh digarasi saja, tak pernah dikendarai buat jalan-jalan bersama keluarga.

Dipanasi juga tak pernah, sehingga lama-lama berdebu dan karatan.

Di kala Helen kesepian stadium 4, dia kenalan dengan Johan warga Pahang, tapi bukan dari Malaysia lho ya.

Rupanya lelaki ini bisa membaca suara batin Helen, sehingga berani memastikan bahwa dia sangat kesepian.

Apa ini karena dampak Corona, sehingga dengan suamipun harus jaga jarak minimal 1,5 meter selama 24 jam?

Jelas bukan! Suami saja yang tak memahami perasaan istri. Maka Johan pun menawarkan solusi, bagaimana hidup tetap bergairah meski suami acuh tak acuh saja.

Apa bentuk solusi tersebut? Tak lain tak bukan Johan siap menggantikan posisi suami, sebagai lelaki yang selalu siap untuk memberikan nafkah batin.

Ternyata tawaran Johan itu diterima dengan gegap gempita. Sejak itu setiap Togap melaut di malam hari, dia memasukkan Johan ke dalam kamarnya untuk berbagi cinta.

Sejak itu pula Helen tak pernah memikirkan suaminya. Ibarat termos, airnya sudah diminum lelaki lain karena suami sendiri jarang meminumnya.

Sampailah kejadian beberapa hari lalu, ketika mertua Helen datang malam-malam ba’da Isya.

Dia kaget karena si Ucok cucunya masih kelayapan main di luar sekitar pukul 21.00. Ditegurlah si cucu, tapi dia menjawab, “Aku disuruh mama main yang jauh dulu, karena di rumah ada tamu.”

Lho, kok sampai sebegitunya sih, memangnya siapa tamu tersebut. Kakek Ucok pun segera masuk ke rumah Helen.

Alangkah kagetnya, di dalam ada lelaki lain di kamar hanya mengenakan celana kolor. Tahulah sudah si kakek tentang apa yang terjadi. “Tolong, ada maling…..” teriaknya.

Warga pun berhamburan ke rumah Helen. Ternyata maling itu bukan sembarang maling, karena yang dicuri “asset” pribadi Togap suami Helen.

Warga pun emosi, sehingga sebelum diserahkan ke Polsek Talawi sempat dipermak dulu.

Di depan polisi warga minta, Johan tak hanya diproses secara hukum, tapi juga kena sanksi adat berupa tepung tawar. Gara-gara Helen ngaji mumpung sih. (bp/gunarso ts)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here