TOLAK BERSETUBUH, PACAR BUNUH GADIS 14 TAHUN DI KANDIS

0
1
Pelaku pembunuhan seorang gadis di Kandis, Siak diamankan petugas

RRINEWS.CO- KANDIS – Heboh!! warga Kelurahan Simpang Belutu menemukan sesosok wanita menemukan adanya sosok mayat perempuan dalam keadaan posisi tergeletak menyamping ke kanan berlumuran darah, Ahad, (19/08/19) berkisar pukul 09.45 WIB.

Saat ditemukan, korban menggunakan baju kaos warna hijau lengan panjang warna hitam dan celana Levis panjang warna biru, sepatu warna hitam, disekitar mayat ada ditemukan beberapa benda berupa 1 unit Cangkul dan 1 ember cat bekas warna putih.

Beberapa Warga yang berada di TKP menduga bahwa Korban adalah korban pembunuhan, “Sepertinya korban dibunuh karena ada beberapa bekas cangkulan di badannya. Perhiasan berupa kalung korban juga masih utuh tapi tidak jelas warga mana karena kami yang warga sini tidak mengetahui dan mengenal korban,” ungkap Warga setempat.

Kapolsek Kandis, Kompol Panangian Samosir saat dihubungi membenarkan adanya penemuan mayat oleh warga .

Korban bernama Dewi Sintia gadis berusia 14 tahun belum miliki pekerjaan tetap dan beralamat di Suka Maju Kampung Libo Jaya Kecamatan Kandis Kabupaten Siak

“Dapat kami informasikan bahwa awalnya saksi datang ke pondoknya bertempat di Mindal (TKP, red) dengan maksud mengambil angkong untuk mengangkat ubi yang telah dipanen. Pada saat tiba di depan rumah, saksi menemukan ada sosok perempuan yang tergeletak menyamping sebelah kanan menghadap ke depan pintu rumah. Setelah itu, Saksi kemudian menuju kediaman RT untuk bersama melaporkan ke Mapolsek Kandis,” tutur Kompol Panangian.

Saat ini jenazah tengah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan outopsi dimana sebelumnya dibawa ke Puskesmas Kandis untuk dilakukan visum namun untuk penyebab pasti akan kematian korban masih dalam penyelidikan oleh Polsek Kandis.

Jajaran Polres Siak dan Polsek Kandis dengan adanya kejadian tersebut langsung bekerja keras menyelidiki penyebab dan sosok pelaku pembunuhan. Kapolsek Kandis, Kompol Panangian Samosir menuturkan, “setelah mengetahui adanya penemuan mayat wanita, saya langsung perintahkan Kanit Reskrim bersama Unit Intel dengan dibantu tim Polres Siak untuk menyelidiki penyebab kematian korban,” ungkap Kompol Panangian.

Dari hasil penyelidikan yang dipimpin oleh Ipda M Fadilah dan Waka Polsek Kandis, Iptu Yani Marjoni dan Kanit Reskrim Polsek Kandis, Iptu Arpandi SH, diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh tersangka Yogi Pratama berusia 20 tahun dan beralamat di Dusun Palapa Pondok 2 Kampung Bekalar Kecamatan Kandis.

“Kami bergerak menelusuri setiap informasi yang kami dapatkan, dan alhasil kami berhasil meringkus pelaku di kediamannya yaitu di Pondok 2 Dusun Palapa Kampung Bekalar pada pukul 22.30 WIB. Pelaku mengakui akan perbuatannya setelah sebelumnya dilakukan introgasi,” pungkas Iptu Arpandi SH.

Kapolsek Kandis menambahkan bahwa pelaku nekad menghabisi nyawa korban dikarenakan korban menolak diajak bersetubuh, “motif tersangka sakit hati karena korban tidak mau diajak bersetubuh. Kasus ini akan dilimpahkan ke Polres Siak untuk penyidikan lebih mendalam,” tutup Kompol Panangian.

Waka Polsek Kandis, Iptu Yani Marjoni menuturkan hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, hasil pemeriksaan sementara terungkap bahwa pelaku dan korban berkenalan melalui medsos lalu pacaran selama satu minggu. Pada Sabtu 17 Agustus 2019 Pukul 13.00 WIB, Pelaku di jemput Korban dari rumah di Kampung Libo Jaya kemudian jalan-jalan keliling Kandis.

Pukul 15.00 WIB, Pelaku mengajak Korban ke Mindal Kelurahan Simpang Belutu (TKP, red) dan berdua masuk ke rumah kosong yang ada di TKP lalu merayu Korban untuk bersetubuh, namun Korban tidak mau dan berusaha lari. Korban dikejar oleh Pelaku kemudian pelaku mengambil cangkul yang terletak di TKP, lalu memukul kepala Korban sebanyak 2 kali dan punggung Korban sebanyak 2 kali sehingga mengakibatkan Korban jatuh tidak sadarkan diri.

Perbuatan bejat pelaku tidak berhenti sampai disitu, setelah korban jatuh pelaku memperkosa korban kemudian melarikan diri dengan membawa Hendphone milik korban. Pelaku melarikan diri ke Lokasi Mati Jalan Sudirman Kelurahan Telaga Samsam, lalu menjual Hendphone milik Korban kepada temannya, setelah menjual Handphone tersebut, Pelaku melarikan diri ke SP 4 Flamboyan Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar (perbatasan dengan Kecamatan Kandis, red) untuk menonton hiburan rakyat dalam rangka peringatan HUT ke 74 RI. Pelarian pelaku berakhir pada Ahad (18/08/19), Tersangka pulang ke Dusun Palapa Pondok 2 Kamp Bekalar dan singgah di Pos Security minum kopi yang kemudian diamankan pihak yang berwajib.***(tim/fen)

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here