Pasien Covid 19 di Kota Dumai Meningkat, Dua Hari 7 Orang Diisolasi

0
23
Juru bicara Gugus Tugas Kota Dumai H Syaiful didampingi Kabid KIP Muhammad Saddam

RRINEWS. CO- DUMAI —  Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang sudah berlalu sejak beberapa pekan lalu  serta pembubaran Gugus Tugas Covid 19,jumlah pasien corona di Kota Dumai meningkat.

Dalam dua hari terjadi lonjakan mencapai 7 pasien yang saat ini telah diisolasi di RSUD Dumai.

Selasa (21/07/2020) terjadi penambahan pasien Covid sebanyak 4 orang mereka diantaranya pasien ke 29, Nn. SF (12) warga Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan.

Juru Bicaran Gugus Tugas Covid 19 H Syaiful menjelaskan SF diawali dengan rapid test positif, kemudian dilakukan swab PCR Test, dan ternyata positif swab. Tim saat ini masih melakukan tracing untuk mendapatkan data risiko penularannya.

Pasien ke 30, Tn. SB (51) tahun, berada di Kelurahan Basilam, ayah dari pasien SF. Masih dilakukan tracing untuk mendapatkan data risiko penularannya.

Pasien ke 31, Ny. MS (54) warga kelurahan Bukit Datuk, merupakan hasil tracing kasus ke 28 positif di Kota Dumai inisial HF.

Pasien ke 32, Tn. MJA (35) warga Kelurahan STDI2

Selanjutnya penambahan pasien, Rabu (22/07/2020) terjadinpenambahan sebanyak 3 kasus baru terkonfirmasi positif diantaranya pasien ke 33, Tn. EI, (37) tahun, berada di Kelurahan Bukit Batrem, diawali dengan Rapid Test Positif, kemudian dilakukan swab PCR Test, dan  ternyata positif swab.

Masih dilakukan tracing untuk mendapatkan data risiko penularannya. Pasien ke 34, Ny. E, usia 35 tahun, berada di Kelurahan Batu Teritip, juga diawali pemeriksaan rapid test reaktif setelah dilakukan perawatan di RSUD, kemudian dilakukan swab PCR test, dan didapatkan hasil Positif  terinfeksi COVID-19.

Masih dilakukan tracing untuk mendapatkan data risiko penularannya. Ini menunjukkan bahwa infeksi COVID-19 bisa mengenai siapa saja dan di daerah sulit sekalipun

Pasien ke 35, Ny. EW, usia 41 tahun, berada di kelurahan Basilam Baru,
merupakan kaitan kasus pasien ke-29 dan ke-30. Dan selanjutnya akan
dilanjutkan dengan tracing lanjutan.

Berdasarkan kejadian ini, hipotesa sementara kita, sudah terjadi penyebaran di tingkat komunitas secara acak. Untuk itu kami meminta kepada seluruh  masyarakat untuk konsisten, dimana saja, termasuk di area perkantoran dan area ruang publik tertutup, termasuk di rumah ibadah, pasar dan area publik manpapun untuk selalu menjalankan disiplin.

 Disiplin menggunakan face-shield, tetap harus memakai masker.Jika seluruh masyarakat Kota Dumai patuh menjalankan 3 kunci disiplin tersebut, kita yakini bahwa pandemi virus ini akan segera berakhir.

Tanpa partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, maka pencegahan dan pengendalian COVID-19 akan sia-sia. ***(snw)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here