Lewat Dumai Akan Dibawa ke Malaysia, 77 Ribu Bibit Baby Lobster Diamankan

0
49
Digagalkan Penyelundupan Baby Lobster ke Malaysia beberapa waktu lalu

RRINEWS.COPenyelundupan 77,4 Bibit Baby Lopster p(BL) berhasil digagalkan Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud).

Bibit BL ini berhasil diamankan di perairan Sungai Raja, wilayah Dumai

Baby lobster tersebut diangkut menggunakan kapal (KM Tanpa Nama) 77,4 bibit BL berhasil diamankan Kopolairud Polda Riau. Rencannya bibit BL ini akan dibawa menuju negeri Jiran Malaysia.

Direktur Pol Air Polda Riau, Kombes Badarudin mengatakan ribuan bibit BL ini diangkut menggunakan kapal dengan dikemas menggunakan plastik dan disusun dalam 15 box sterofom.

“Ada 6 box berisi 27 bungkus plastik yang satu olastiknya kita perkirakan ada 200 ekor bibit. Kemudian ada 9 box berisi 25 bungkus plastik sama dengan 1 plastiknya berisi 200 ekor,” Terangnya.

Aksi ini terungkap saat timnya tengah melakukan patroli di kawasan tersebut pada Kamis (23/05/19) sekitar pukul 14.00 wib. Yang kemudian memeriksa satu buah kapal tanpa nama ditemukanlah barang bukti tersebut.

Selain barang bukti yakni bibit BL, pihaknya juga turut mengamankan satu pelaku Am yang diketahui merupakan nalayan yang bereomisili di desa Tanjung Leban Kec. Bandar Laksamana Kab. Bengkalis.

“Dalam kapal itu ada dua orang, satu nahkoda yang kita amankan saat ini dan satu lagi adalah pemilik bibit BL ini yang diketahui berinisial MS. Namun, ia berhasil melarikanbdiri dengan melompat ke sungai,” Katanya.

Dikatakan Badarudin, menurut keterangan Am bibit BL ini rencana akan dimasukkan ke Malaysia. Sedangkan dugaan sementara, bibit ini berasal dari daerah Jawa tepatnya Banten. Sebab, terdapat koran banten dalam kemasan box tersebut.

“Ini bisa bisnis perorangan atau juga sindikat. Saat ini kita terus lakukan pemeriksaan terhadap pelaku, meski dia hanya kurir. Memang Riau ini jalur perlintasan saja. Selain Jambi, Riau juga rawan terjadi penyelundupan ini,” Paparnya.

Sementara dijelaskan Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Pekanbaru, Eko Sulystianto wilayah Dumai dikuar dari presikainya. Sebab biasanya penyelundupan ini terjadi lewat Batam, Sibgapura dan berakhir di Vietnam.

“Ini lewat Dumai, kita akan kihat apakah masih ada kaitannya penangkapan jaringan sindikat sebelumnya,” Bebernya.

Sementara, bibit BL ini sendiri rencana akam di lepas liarkan nantinya di Jogja. Sementara, karena aksi penyelundupan ini negara dirugikan sekitar Rp1,5 miliar. ***(rul/rtc/lan)

Facebook Comments
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here